Senin, 04 Juni 2012

Menuju Universitas yang Bertaraf Internasional

Cakrawala tabloid online - Info pendidikan – Banyak universitas dan perguruan tinggi sesumbar bahwa mereka adalah Universitas Ungul dan sudah mendunia. Istilah kerennya World Class University. Kata-kata hebat itu sering kita dengar dalam perbincangan, tetapi sampai sekarang belum ada definisi yang pasti tentang apa itu World Class University.

Kelas dunia atau “world class” menurut kamus adalah “ranking among the foremost in the world, of an international standard of excellence” (menduduki ranking di antara yang terdepan di dunia, mempunyai standart keunggulan internasional). Dengan kata lain sebuah universitas yang telah menduduki ranking tertentu dapat diartikan telah masuk dalam kategori World Class University.

Cakrawala tabloid online - Info pendidikan - Menurut Philip G Albach dalam The Costs and Benefits of World Class Universities (2005) adalah universitas yang memiliki ranking utama di dunia dan memiliki standar internasional dalam keunggulan (exellence) mencakup : (1) Keunggulan dalam riset yang diakui masyarakat akademis internasional melalui publikasi internasional. (2) Keunggulan dalam tenaga pengajar (profesor) yang berkualitas tinggi dan terbaik dalam bidangnya. (3) Keunggulan dalam kebebasan akademik dan kegairahan intelektual. (4) Keunggulan manajemen dan governance. (5) Fasilitas yang memadai untuk pekerjaan akademis (perpustakaan yang lengkap, laboratorium yang mutakhir).(6) Pendanaan yang memadai untuk menunjang proses belajar mengajar dan riset. (7) Keunggulan dalam kerjasama internasional dalam program akademis dan riset.

Lebih lanjut Altbach mengatakan bahwa keunggulan dalam bidang penelitian menjadi jantung konsep kelas dunia. Penelitan yang unggul adalah penelitan yang telah diakui oleh sesama ilmuwan dan yang memperkaya pengembangan ilmu pengetahuan. Karena penelitan adalah elemen utama, maka aspek-aspek lain dari universitas juga perlu mendukung terciptanya penelitian yang berkualitas. Oleh karena itu dosen-dosen yang berkualitas tentu saja sangat penting sehingga perlu diciptakan kondisi kerja yang baik. Penciptaan kondisi ini penting untuk meningkatkan semangat kerja.

Kebebasan akademik dan atmosfer intelektual juga sangat penting pada world class university. Ini berarti bahwa para dosen dan mahasiswa harus bebas mencari ilmu sampai di tingkat apapun dan mereka bebas mempublikasikan karya mereka tanpa takut sanksi, baik dari otoritas akademik atau otoritas luar perguruan tinggi. Di beberapa negara, kebebasan akademik dijamin sekali, tetapi di beberapa negara ada batasan-batasan tertentu, terutama yang berkaitan dengan masalah sosial politik.

Pengelolaan lembaga pendidikan tinggi juga penting. World class university mempunyai kemandirian di dalam mengelola urusannya sendiri, mempunyai tradisi yang mendarah daging, yang dapat menjamin bahwa masyarakat akademik (dosen, mahasiswa dan staf) memiliki pengaruh terhadap elemen utama kehidupan akademik, yaitu mahasiswa baru, kurikulum, kriteria kelulusan, pengangkatan dosen dan profesor dan arah utama karya akademik institusi tersebut.

Fasilitas yang memadai untuk kegiatan akademis juga penting. Riset dan pengajaran yang berkualitas harus memiliki akses terhadap perpustakaan dan laboratorium yang sesuai, serta akses ke internet dan sumber-sumber daya elektronik lainnya. Dengan semakin meningkatnya kompleksitas dan cakupan pengembangan sains, biaya untuk menyediakan akses tersebut menjadi lebih tingggi.

Dana adalah hal penting bagi perguruan tinggi. Dana ini tidak hanya diperlukan untuk setahun atau dua tahun. Ketersediaan dana itu harus konsisten dan bersifat jangka panjang. Dana ini tidak saja untuk tetap melakukan aktivitas penelitian dan pengajaran rutin saja, tetapi juga untuk terus menumbuhkan riset. Pendanaan merupakan tantangan khusus di lingkungan perguruan tinggi karena di banyak negara pemerintah mengurangi atau bahkan menarik pendanaan rutinnya dari perguruan tinggi. Tanpa kemampuan penggalaian dana yang baik, sulit mengembangkan dan mempertahankan predikat world class university. Di dalam konteks Indonesia, meningkatnya jumlah sumbangan penyelenggaraan pendidikan dan sejenisnya dirasa memberatkan bagi sejumlah kalangan.

(Sumber: http://beasiswaunggulan.kemdiknas.go.id/)